CoinFolks
No Result
View All Result
Join Group Telegram ✨
  • Beranda
  • Info Airdrop
  • Bedah Kripto
  • Riset
  • Daftar Regulasi Aset Kripto di Indonesia
  • Beranda
  • Info Airdrop
  • Bedah Kripto
  • Riset
  • Daftar Regulasi Aset Kripto di Indonesia
No Result
View All Result
CoinFolks
No Result
View All Result

Universitas Wyoming Dirikan Institut Penelitian Bitcoin

oleh Ahmad Andhika Priyadi
2 tahun lalu
0
A A
Universitas Wyoming Dirikan Institut Penelitian Bitcoin
Bagikan di TelegramBagikan di WhatsAppBagikan di Twitter
Group Telegram CoinFolks Community Group Telegram CoinFolks Community Group Telegram CoinFolks Community

Universitas Wyoming baru saja mengumumkan peluncuran Institut Penelitian Bitcoin Akademik pertama di dunia, sebuah inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas penelitian dan pemahaman mengenai Bitcoin. Pengumuman ini disampaikan pada Konferensi Bitcoin 2024 di Nashville, di mana institut baru ini akan dipimpin oleh Dr. Bradley Rettler, seorang profesor filsafat dan penulis terkemuka yang dikenal dengan karya-karyanya dalam bidang cryptocurrency.

Institut Penelitian Bitcoin Universitas Wyoming dirancang untuk menghasilkan publikasi peer-review berkualitas tinggi tentang Bitcoin dari berbagai disiplin ilmu akademis. Dalam pernyataan resminya di platform media sosial X, institut ini menegaskan komitmennya untuk menyediakan akses yang lebih baik terhadap penelitian yang mendalam dan terpercaya mengenai Bitcoin bagi akademisi, jurnalis, pembuat kebijakan, dan masyarakat umum.

ANNOUNCEMENT: The University of Wyoming has established the UW Bitcoin Research Institute. https://t.co/qDuYZGmnxo

The BRI aims to produce high-quality peer-reviewed publications about bitcoin from all academic disciplines.

First act: hiring @resistancemoney!

1/

— ₿radley Rettler (@rettlerb) July 28, 2024

Dr. Rettler, yang juga merupakan penulis bersama buku “Resistance Money: A Philosophical Case for Bitcoin,” akan memimpin institut ini. Buku tersebut membahas dasar-dasar historis dan intelektual dari cryptocurrency, dan telah mendapatkan pujian dari Molly Zuckerman, presiden Asosiasi Jurnalis dan Peneliti Cryptocurrency. Zuckerman menggambarkan buku ini sebagai “eksperimen pemikiran yang mendalam untuk benar-benar memahami perasaan Anda tentang Bitcoin dalam konteks global.”

Sebagai direktur BRI, Dr. Rettler akan membawa keahliannya untuk memimpin inisiatif ini. Situs web BRI menyoroti bahwa penelitian akademik tentang Bitcoin saat ini masih sangat kurang, dan institut ini bertujuan untuk mengisi kekosongan tersebut dengan menyediakan penelitian yang mendalam dan berkualitas tinggi. Andrew M. Bailey, penulis utama dari buku “Resistance Money,” juga akan bergabung sebagai dosen di institut ini mulai Agustus. BRI dijadwalkan resmi dibuka pada bulan Agustus dan siap menerima mahasiswa baru untuk tahun ajaran 2024-2025. Bailey mengungkapkan kegembiraannya dalam berpartisipasi dalam proyek yang inovatif ini.

Bitget

Wyoming is good. And from August 2025, I'll be a Professor of Philosophy at the new Bitcoin Research Institute at the University of Wyoming. @rettlerb and I have long dreamed of building something together; this is a dream come true.https://t.co/2Nhlq8QrhP https://t.co/FLw2KfGszE

— Andrew M. Bailey (@resistancemoney) July 28, 2024

Institut ini tidak hanya fokus pada penelitian tetapi juga akan menciptakan posisi fakultas, memberikan insentif, dan menghargai penelitian akademis terkait Bitcoin. Mereka berencana untuk mengadakan berbagai acara seperti lokakarya buku, seminar mingguan, dan acara penyuluhan publik. Dengan cara ini, institut ini berupaya mendorong partisipasi dan diskusi yang lebih luas mengenai Bitcoin, serta memfasilitasi perkembangan pengetahuan dan pemahaman yang lebih mendalam mengenai cryptocurrency.

Negara bagian Wyoming sendiri telah lama dikenal sebagai tempat yang ramah terhadap cryptocurrency, terutama berkat dukungan dari Senator Republik Cynthia Lummis. Senator Lummis adalah pendukung lama cryptocurrency dan percaya bahwa Bitcoin dapat menjadi bagian penting dari cadangan negara. Dia bahkan mengusulkan agar negara membeli 1 juta BTC dalam lima tahun ke depan sebagai cadangan negara. Institut Penelitian Bitcoin Universitas Wyoming juga mencari donasi dari komunitas dalam bentuk kontribusi Bitcoin dan fiat untuk mendukung operasional dan kegiatan mereka. Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat posisi Wyoming sebagai pusat penelitian dan inovasi di bidang cryptocurrency, serta membantu mengembangkan ekosistem Bitcoin secara keseluruhan.

Selain itu, BRI memiliki visi jangka panjang untuk menjadi pusat unggulan dalam penelitian Bitcoin. Mereka berencana untuk membangun jaringan kolaborasi dengan universitas dan lembaga penelitian lainnya di seluruh dunia, menciptakan platform untuk pertukaran pengetahuan dan ide. Institut ini juga berkomitmen untuk bekerja sama dengan industri dan pemerintah untuk memastikan bahwa penelitian mereka relevan dan dapat diimplementasikan dalam praktik nyata. Dengan berbagai inisiatif dan dukungan yang solid, Institut Penelitian Bitcoin Universitas Wyoming diharapkan dapat membawa dampak signifikan dalam dunia akademis dan industri cryptocurrency. Melalui penelitian yang mendalam dan berkualitas tinggi, institut ini bertujuan untuk menjadikan Bitcoin lebih dipahami dan diakui sebagai inovasi keuangan yang penting di abad ke-21.

Baca juga Justin Sun Minta Elon Musk Untuk Kembalikan Emoji Bitcoin di X

Tag: Institut Penelitian Bitcoin
BagikanKirimTweetBagikan
Ahmad Andhika Priyadi

Ahmad Andhika Priyadi

My days are fueled by a relentless curiosity about web3 and all its possibilities, as I enjoy exploring every aspect of this cutting-edge technology

Terkait Pos

Tidak ditemukan

Rekomendasi

Bitcoin Trader Tetap Ikuti Suara Trump, Sinyal Sebenarnya di Tempat Lain

Bitcoin Trader Tetap Ikuti Suara Trump, Sinyal Sebenarnya di Tempat Lain

Citadel Dukung EDX Markets Ajukan Trust Charter AS

Citadel Dukung EDX Markets Ajukan Trust Charter AS

Bursa Brasil B3 Akan Tawarkan Kontrak Bitcoin

Bursa Brasil B3 Akan Tawarkan Kontrak Bitcoin

Grayscale: Tokenisasi Akan Terjadi dalam Gelombang

Grayscale: Tokenisasi Akan Terjadi dalam Gelombang

OpenAI Raih Pendanaan Rp 2 Trilliun, Valuasi Tertinggi dalam Sejarah

OpenAI Raih Pendanaan Rp 2 Trilliun, Valuasi Tertinggi dalam Sejarah

📰✨ CoinFolks Newsletter
Jangan ketinggalan berita terkini dengan mulai berlangganan surel tentang kripto, NFT, web3, dan trading setiap minggu langsung ke email kamu.
Daftar
Tentang Kami

CoinFolks adalah Media Multi-Platform yang menghasilkan konten kreatif, penelitian, dan tren terbaru tentang Industri Web3. Kami menyajikan konten yang telah dikurasi untuk memberi Anda perspektif lain tentang Blockchain, Aset Kripto, NFT, dan teknologi Web3 terkait lainnya.

Jelajahi
  • Home
  • Berita
  • Kelas
  • Riset
  • Blockchain
  • Fundamental
  • Finansial
  • Tutorial
  • Tentang Kami
  • Kontak
Tiktok Instagram Youtube Telegram Linkedin
© 2026 CoinFolks - PT Rekan Artha Teknologi

Disclaimer • Kebijakan Privasi
Pedoman Media Siber • Redaksi

Selamat datang kembali!

Masuk dengan Google
ATAU

Jika kamu sudah mendaftar

Lupa Password? Sign Up

Daftar Akun Baru

Daftar dengan Google
ATAU

Mendaftar dengan akun Google

All fields are required. Log In

Masukkan nama pengguna atau alamat email Kamu untuk mereset kata sandi Kamu.

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Beranda
  • Info Airdrop
  • Bedah Kripto
  • Riset
  • Daftar Regulasi Aset Kripto di Indonesia

© 2024 CoinFolks - PT. Rekan Artha Teknologi

Situs web ini menggunakan cookies. Dengan melanjutkan penggunaan situs web ini, Anda memberikan persetujuan untuk penggunaan cookies. Kunjungi Privasi dan Kebijakan Cookie.

CoinFolks Newsletter

Dapatkan berita terkini tentang kripto, NFT, web3, dan trading setiap minggu.

Go to mobile version