Jaringan Starknet, salah satu solusi penting untuk mempercepat transaksi di Ethereum, kembali mengalami gangguan. Masalah ini memicu kekhawatiran di kalangan investor tentang seberapa andal jaringan ini sebenarnya.
Gangguan ini terjadi pada hari Selasa dan berlangsung selama 2 jam 44 menit. Dampaknya, proses pembuatan blok jadi sangat lambat dan semua transaksi di jaringan terhenti.
Penyebabnya adalah sequencer jaringan, komponen yang mengatur dan mengurutkan transaksi. Kali ini, sequencer Starknet gagal mengenali “Cairo0 code,” yang membuat seluruh sistem macet.
Dua Kali Gangguan dalam Dua Bulan

Ini adalah gangguan besar kedua bagi mainnet Starknet dalam dua bulan terakhir. Sebelumnya, pada 18 Juli, jaringan sempat terhenti selama 13 menit.

Gangguan berulang ini cukup mengkhawatirkan, apalagi Starknet adalah salah satu jaringan Layer-2 (L2) terbesar ketujuh di Ethereum, dengan total assets locked (TVL) mencapai sekitar $548 juta.
Baca Juga Pump.fun Habiskan US$62 Juta untuk Buyback, Harga $PUMP Sempat Melonjak
Pemulihan dan Dampaknya
Kurang dari tiga jam setelah masalah terjadi, Starknet berhasil kembali berfungsi normal. Tim mereka melalui akun X menyatakan bahwa produksi blok sudah kembali, dan sebagian besar penyedia layanan sudah kembali aktif.
Namun, untuk bisa pulih, semua transaksi yang dikirim antara pukul 2:23–4:36 UTC tidak diproses dan harus diulang oleh pengguna. Tim Starknet berjanji akan segera merilis laporan lengkap mengenai penyebab masalah ini dan langkah-langkah untuk mencegahnya terjadi lagi.
Sebagai jaringan Layer-2 Ethereum, Starknet menggunakan teknologi ZK-rollups berbasis STARK proofs untuk mempercepat dan menurunkan biaya transaksi.
Gangguan berulang ini tentu menjadi ujian berat bagi Starknet untuk bisa mempertahankan kepercayaan komunitas, terutama di tengah ketatnya persaingan dari jaringan L2 lain.









