Para pengembang baru saja menemukan celah berbahaya pada proses migrasi wallet di versi terbaru. Sederhananya, ada kesalahan logika pada sistem pembersihan (cleanup) yang malah bisa menghapus seluruh direktori wallet kamu setelah proses migrasi selesai.
Siapa Saja yang Berisiko?
Kabar baiknya, nggak semua orang kena. Risiko ini muncul kalau kamu memenuhi kondisi berikut:
- Menggunakan Bitcoin Core versi 30.0 atau 30.1.
- Masih menggunakan legacy wallet (format lama) dengan nama file default
wallet.dat. - Menyimpan wallet di direktori kustom (pengaturan
-walletdir). - Mengaktifkan fitur pruning (pemotongan data blockchain untuk hemat ruang).
Kalau semua poin di atas terpenuhi dan kamu melakukan migrasi, software tersebut bisa secara keliru menghapus file utama kamu. Jika nggak punya cadangan (backup) di tempat lain, dana tersebut bisa hilang selamanya.
Langkah Penyelamatan: Apa yang Harus Dilakukan?
Pihak Bitcoin Core sudah menarik link unduhan untuk versi yang bermasalah tersebut. Berikut panduan praktis buat kamu:
- Jangan Lakukan Migrasi: Kalau kamu belum klik “migrate”, stop sekarang juga! Tunggu sampai versi perbaikan (Bitcoin Core 30.2) dirilis.
- Backup Sekarang: Segera salin seluruh direktori data dan file
wallet.datkamu ke media eksternal (USB atau harddisk lain) yang tidak terhubung ke sistem tersebut. - Aman buat Node: Kalau kamu cuma menjalankan node tanpa melakukan migrasi wallet, sistem kamu sebenarnya masih aman-aman saja.
- Hardware Wallet Aman: Kabar baik buat pengguna hardware wallet (seperti Ledger atau Trezor), kalian nggak terdampak oleh bug software komputer ini.
Kejadian ini jadi pengingat buat komunitas kripto. Saat ini, Bitcoin Core menguasai sekitar 78% node di seluruh dunia. Artinya, kalau ada satu bug kecil saja di Bitcoin Core, dampaknya bisa langsung dirasakan oleh hampir seluruh ekosistem Bitcoin.
Baca Juga Pyth Network Umumkan Strategi “Buyback” Ganas! Sepertiga Pendapatan Bakal Dipakai Beli Token $PYTH
Meski bug ini nggak merusak aturan dasar Bitcoin (konsensus), tapi tetap saja sangat fatal buat individu yang kehilangan akses ke dana mereka.
Tips Tambahan: Selalu biasakan melakukan backup manual setiap kali ingin melakukan update software, apalagi kalau melibatkan perpindahan data penting.









