CoinFolks
No Result
View All Result
Join Group Telegram ✨
  • Beranda
  • Info Airdrop
  • Bedah Kripto
  • Riset
  • Beranda
  • Info Airdrop
  • Bedah Kripto
  • Riset
No Result
View All Result
CoinFolks
No Result
View All Result

Amerika Pertimbangkan Pelaporan Fiat Pada Kripto

oleh Ahmad Andhika Priyadi
2 tahun lalu
0
A A
Amerika Pertimbangkan Pelaporan Fiat Pada Kripto
Bagikan di TelegramBagikan di WhatsAppBagikan di Twitter
Group Telegram CoinFolks Community Group Telegram CoinFolks Community Group Telegram CoinFolks Community

Pemerintah Amerika Serikat sedang mempertimbangkan langkah penting untuk memperketat pengawasan terhadap transaksi kripto, baik yang dilakukan di dalam negeri maupun lintas batas. Langkah ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk menyamakan regulasi antara mata uang kripto dan mata uang fiat tradisional. Melalui kerjasama antara lembaga federal utama, definisi “uang” dalam undang-undang yang relevan akan direvisi guna memastikan bahwa transaksi kripto mendapat perlakuan yang sama seperti transaksi dengan mata uang konvensional.

Pada 16 Agustus 2024, Departemen Keuangan AS merilis agenda regulasi dua tahunan yang mengungkapkan rencana untuk meratakan “lapangan bermain” antara mata uang kripto dan fiat. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan bahwa semua bentuk transaksi moneter, termasuk yang melibatkan aset digital, tunduk pada aturan yang sama dalam hal pelaporan dan pengawasan.

Tweets by USTreasury

Dewan Gubernur Federal Reserve System (FRS) dan Financial Crimes Enforcement Network (FinCEN) berencana untuk memperbarui definisi “uang” dalam Undang-Undang Kerahasiaan Bank (Bank Secrecy Act). Revisi ini dirancang untuk memastikan bahwa transaksi kripto, yang kerap dipandang sebagai alternatif atau pengganti mata uang tradisional, juga tercakup dalam aturan pelaporan yang ketat.

Mengintegrasikan Kripto dalam Sistem Pelaporan Keuangan

Menurut agenda yang dirilis, FRS dan FinCEN bertujuan agar revisi ini dapat memastikan bahwa aturan pelaporan tidak hanya berlaku untuk transaksi dengan mata uang fiat, tetapi juga mencakup transaksi domestik dan lintas batas yang melibatkan mata uang virtual yang dapat dikonversi, seperti kripto. Mata uang virtual ini, meskipun tidak memiliki status alat pembayaran yang sah, sering kali memiliki nilai yang setara dengan mata uang tradisional atau berfungsi sebagai penggantinya. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan yang sama untuk menghindari potensi penyalahgunaan atau pelanggaran hukum.

Bitget

Namun, cakupan aturan ini tidak hanya terbatas pada mata uang virtual yang tidak memiliki status legal. Revisi yang diusulkan juga akan memperluas persyaratan pelaporan untuk aset digital yang memiliki status alat pembayaran yang sah, termasuk mata uang digital yang diterbitkan oleh bank sentral (central bank digital currencies atau CBDC). Langkah ini menunjukkan bahwa pemerintah AS semakin serius dalam memastikan bahwa semua bentuk transaksi digital, baik yang terkait dengan kripto maupun CBDC, tunduk pada aturan yang ketat untuk menjaga transparansi dan mencegah kejahatan keuangan.

Pemberitahuan akhir terkait peraturan yang diusulkan ini dijadwalkan akan dirilis pada September 2025, setelah proses persetujuan yang diperlukan. Jika disetujui, aturan baru ini akan membawa perubahan signifikan dalam cara transaksi kripto dilaporkan dan diawasi di Amerika Serikat.

Kasus Bitcoin Silk Road: Sinyal Pengawasan yang Lebih Ketat

Dalam perkembangan terkait, pada 14 Agustus 2024, pemerintah AS memindahkan sekitar 10.000 Bitcoin yang terkait dengan penggerebekan lama Silk Road. Langkah ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada regulasi ke depan tetapi juga pada pengawasan dan penegakan hukum terhadap transaksi kripto yang dilakukan di masa lalu.

Pindahan Bitcoin tersebut, yang diperkirakan bernilai ratusan juta dolar, merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menindaklanjuti kasus-kasus lama yang melibatkan kejahatan siber dan perdagangan ilegal yang menggunakan kripto. Informasi mengenai transaksi ini dirilis oleh Arkham Intelligence, sebuah perusahaan analisis blockchain, yang menunjukkan bahwa pemerintah AS semakin aktif dalam menggunakan teknologi blockchain untuk memantau dan menindak transaksi yang mencurigakan.

Penerapan Kripto dalam Pelaporan Keuangan dari Beberapa Negara

Beberapa negara telah mulai mengeksplorasi dan, dalam beberapa kasus, menerapkan penggunaan kripto dalam berbagai aspek keuangan dan pelaporan keuangan, meskipun masih relatif terbatas dan bervariasi dalam penerapannya. Berikut adalah beberapa contoh negara yang sudah mempertimbangkan atau menggunakan kripto dalam sistem keuangan mereka:

1. El Salvador

  • Penggunaan Bitcoin: El Salvador menjadi negara pertama di dunia yang mengadopsi Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah pada September 2021. Pemerintah El Salvador telah menggunakan Bitcoin dalam berbagai transaksi, termasuk penerimaan pajak dan transfer uang dari luar negeri. Selain itu, pemerintah juga mengelola dana Bitcoin melalui dompet digital Chivo yang dimiliki oleh negara. Laporan keuangan negara ini juga mencakup pengelolaan aset Bitcoin, yang merupakan bagian dari cadangan nasional.

2. Swiss

  • Kanton Zug: Zug, sebuah kanton di Swiss yang dikenal sebagai “Crypto Valley”, telah menerima pembayaran pajak dalam Bitcoin dan Ethereum sejak 2021. Pemerintah lokal di Zug bekerja sama dengan perusahaan teknologi blockchain untuk mengintegrasikan kripto ke dalam sistem pelaporan keuangan mereka. Ini memungkinkan pembayaran pajak dan layanan pemerintah lainnya menggunakan kripto, yang kemudian tercatat dalam laporan keuangan daerah.

3. Estonia

  • Pendekatan Proaktif terhadap Blockchain: Estonia telah lama dikenal sebagai negara yang proaktif dalam adopsi teknologi digital. Negara ini menggunakan teknologi blockchain untuk berbagai layanan pemerintah, termasuk identitas digital dan sistem voting elektronik. Meskipun belum sepenuhnya mengadopsi kripto dalam pelaporan keuangan pemerintah, Estonia memiliki kerangka regulasi yang mendukung penggunaan kripto dalam berbagai transaksi keuangan dan usaha. Pemerintah Estonia juga sedang mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana kripto dapat diintegrasikan dalam sistem keuangan negara.

4. Venezuela

  • Petro: Venezuela meluncurkan kripto nasional bernama Petro pada tahun 2018. Petro didukung oleh cadangan minyak negara dan digunakan oleh pemerintah untuk menghindari sanksi internasional dan inflasi tinggi. Meskipun penggunaannya dalam laporan keuangan resmi terbatas, Petro digunakan dalam beberapa transaksi pemerintah dan ditawarkan kepada warga untuk pembayaran layanan publik dan pajak.

Negara-negara ini menunjukkan bagaimana kripto mulai diintegrasikan ke dalam sistem keuangan dan pelaporan keuangan nasional, meskipun tingkat adopsinya bervariasi. Langkah-langkah ini sering kali merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk mendorong inovasi, meningkatkan efisiensi, atau menghadapi tantangan ekonomi tertentu.

Baca juga Bank Terbesar di Brasil Buka Peluang Penggunaan Bitcoin Untuk Pensiun

Tag: Fiat
BagikanKirimTweetBagikan
Ahmad Andhika Priyadi

Ahmad Andhika Priyadi

My days are fueled by a relentless curiosity about web3 and all its possibilities, as I enjoy exploring every aspect of this cutting-edge technology

Terkait Pos

Tokenizing Money adalah ‘Inovasi Terbesar’ Setelah Fiat Menurut Co-Founder Tether
Berita

Tokenizing Money adalah ‘Inovasi Terbesar’ Setelah Fiat Menurut Co-Founder Tether

Rekomendasi

Kalshi Kontroversial! Pendiri Angkat Bicara Soal Market Khamenei yang Memicu Kemarahan Trader

Kalshi Kontroversial! Pendiri Angkat Bicara Soal Market Khamenei yang Memicu Kemarahan Trader

Arthur Hayes: Fed Siap Cetak Uang Jika Konflik AS-Iran Terus Berlanjut, Bitcoin Bisa Meledak!

Arthur Hayes: Fed Siap Cetak Uang Jika Konflik AS-Iran Terus Berlanjut, Bitcoin Bisa Meledak!

Polymarket Disorot Usai 6 Trader Untung Besar Sebelum Bom Iran, Apakah Ini Insider Trading?

Polymarket Disorot Usai 6 Trader Untung Besar Sebelum Bom Iran, Apakah Ini Insider Trading?

Serangan AS-Israel Picu Lonjakan 700% Penarikan Kripto di Iran, Dana Mengalir ke Luar Negeri

Serangan AS-Israel Picu Lonjakan 700% Penarikan Kripto di Iran, Dana Mengalir ke Luar Negeri

Board of Peace Bentukan Trump Eksplorasi Stablecoin bagi Warga Gaza

Board of Peace Bentukan Trump Eksplorasi Stablecoin bagi Warga Gaza

📰✨ CoinFolks Newsletter
Jangan ketinggalan berita terkini dengan mulai berlangganan surel tentang kripto, NFT, web3, dan trading setiap minggu langsung ke email kamu.
Daftar
Tentang Kami

CoinFolks adalah Media Multi-Platform yang menghasilkan konten kreatif, penelitian, dan tren terbaru tentang Industri Web3. Kami menyajikan konten yang telah dikurasi untuk memberi Anda perspektif lain tentang Blockchain, Aset Kripto, NFT, dan teknologi Web3 terkait lainnya.

Jelajahi
  • Home
  • Berita
  • Kelas
  • Riset
  • Blockchain
  • Fundamental
  • Finansial
  • Tutorial
  • Tentang Kami
  • Kontak
Tiktok Instagram Youtube Telegram Linkedin
© 2026 CoinFolks - PT Rekan Artha Teknologi

Disclaimer • Kebijakan Privasi
Pedoman Media Siber • Redaksi

Selamat datang kembali!

Masuk dengan Google
ATAU

Jika kamu sudah mendaftar

Lupa Password? Sign Up

Daftar Akun Baru

Daftar dengan Google
ATAU

Mendaftar dengan akun Google

All fields are required. Log In

Masukkan nama pengguna atau alamat email Kamu untuk mereset kata sandi Kamu.

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Beranda
  • Info Airdrop
  • Bedah Kripto
  • Riset

© 2024 CoinFolks - PT. Rekan Artha Teknologi

Situs web ini menggunakan cookies. Dengan melanjutkan penggunaan situs web ini, Anda memberikan persetujuan untuk penggunaan cookies. Kunjungi Privasi dan Kebijakan Cookie.

CoinFolks Newsletter

Dapatkan berita terkini tentang kripto, NFT, web3, dan trading setiap minggu.

Go to mobile version