Grayscale baru saja mendaftarkan entitas bisnis baru di negara bagian Delaware untuk dua koin: BNB (ekosistem Binance) dan HYPE (dari platform Hyperliquid).
Tapi perlu diingat ya, ini masih langkah awal banget. Ibarat mau bangun rumah, mereka baru urus surat izin tanahnya, belum mulai bangun fisiknya apalagi buka pintu buat tamu.
Apakah Ini Berarti ETF BNB dan HYPE Sudah Ada?
Belum tentu. Begini poin-poin pentingnya:
- Baru Langkah Administratif: Pendaftaran trust di Delaware itu prosedur standar biar nanti kalau mereka beneran mau rilis ETF (Exchange-Traded Fund), urusannya lebih gampang.
- Belum Ada Izin SEC: Pemerintah AS (SEC) belum kasih lampu hijau apa-apa. Grayscale sendiri juga belum koar-koar secara resmi soal kapan produk ini bakal rilis.
- Bukan Cuma Buat BTC/ETH: Selama ini kan ETF yang terkenal cuma Bitcoin sama Ethereum. Nah, Grayscale pengen kasih variasi baru buat para investor besar.

Kenapa HYPE Ikutan Masuk Radar?
Masuknya HYPE ini menarik banget, lho. Kalau BNB kan sudah “senior”, nah HYPE ini mewakili tren baru:
- Jagoan Trading: HYPE itu token dari Hyperliquid, platform buat trading kripto (perpetual) yang desentralisasi.
- Lagi Naik Daun: Sepanjang 2025, platform ini sempat mendominasi market. Grayscale kayaknya nggak mau ketinggalan momen buat nangkep potensi dari teknologi baru ini.
Kondisi Market: Lagi Lesu Tapi Tetap Optimis
Walaupun di awal tahun 2026 ini banyak orang tarik uang dari ETF Bitcoin (kabarnya gara-gara urusan pajak), Grayscale tetap pede. Mereka merasa:
- Tahun 2026 bakal cerah: Mereka yakin aturan hukum soal kripto bakal makin jelas tahun ini.
- Investor Institusi Bakal Balik: Begitu aturan makin rapi, perusahaan-perusahaan besar diprediksi bakal belanja kripto lagi.
Intinya…
Grayscale lagi siap-siap “buka cabang” baru buat koin-koin altcoin. Ini sinyal positif kalau aset kripto selain Bitcoin mulai dianggap serius oleh investor kelas kakap.
Baca Juga Wyoming Luncurkan $FRNT, Stablecoin Pertama yang Diterbitkan Negara Bagian AS









