CoinFolks
No Result
View All Result
Join Group Telegram ✨
  • Beranda
  • Info Airdrop
  • Bedah Kripto
  • Riset
  • Beranda
  • Info Airdrop
  • Bedah Kripto
  • Riset
No Result
View All Result
CoinFolks
No Result
View All Result

China Akan Tinjau Lagi Pelarangan Bitcoin di 2024 Ini

oleh Ahmad Andhika Priyadi
2 tahun lalu
0
A A
China Akan Tinjau Lagi Pelarangan Bitcoin di 2024 Ini
Bagikan di TelegramBagikan di WhatsAppBagikan di Twitter
Group Telegram CoinFolks Community Group Telegram CoinFolks Community Group Telegram CoinFolks Community

Tiongkok, sebagai pemain utama dalam ekonomi global, juga menghadapi tantangan internal yang kompleks terkait dengan regulasi keuangan dan manajemen risiko. Pencabutan larangan terhadap kripto dapat memunculkan potensi keuntungan ekonomi yang signifikan, termasuk penciptaan lapangan kerja baru dan pertumbuhan industri terkait seperti teknologi blockchain, keamanan kripto, dan layanan keuangan digital. Dengan potensi untuk memulai kembali aktivitas penambangan kripto, Tiongkok dapat mengeksplorasi pendekatan yang lebih berkelanjutan dalam mengatur industri ini, dengan fokus pada efisiensi energi dan kepatuhan lingkungan.

Hal ini juga dapat mengurangi ketergantungan global terhadap penambangan kripto di luar Tiongkok, yang saat ini dominan dalam produksi Bitcoin.Namun, keputusan untuk mencabut larangan kripto juga harus mempertimbangkan dampaknya terhadap stabilitas keuangan domestik dan kepatuhan terhadap regulasi internasional, terutama mengingat peran Tiongkok sebagai anggota G20 dan peserta utama dalam forum keuangan global.

Secara geopolitik, perubahan kebijakan ini dapat mempengaruhi dinamika hubungan internasional dalam hal teknologi blockchain dan regulasi kripto. Respons dari negara-negara lain dapat bervariasi, dari peningkatan regulasi domestik hingga upaya lebih lanjut untuk mempengaruhi arah perkembangan teknologi finansial global. Dengan demikian, sementara pencabutan larangan kripto dapat membuka pintu bagi inovasi dan pertumbuhan ekonomi baru di Tiongkok, langkah ini juga menunjukkan kompleksitas dan tantangan yang dihadapi oleh negara tersebut dalam menavigasi perubahan cepat dalam teknologi dan keuangan global.

Baca juga Airdrop Buat Si Mager dan Cuman Modal Internet!

Bitget

BIG BREAKING 🚨

CHINA 🇨🇳 IS LIKELY TO UNBAN #BITCOIN IN Q4 2024 : REPORTS pic.twitter.com/MWx0qWke1o

— BITCOINLFG® (@bitcoinlfgo) July 13, 2024

Tantangan Ekonomi Tiongkok

  1. Pertumbuhan Ekonomi yang Melambat: Fitch memperkirakan pertumbuhan ekonomi Tiongkok akan melambat menjadi 4,5% pada tahun 2024 dari 5,2% tahun lalu, sementara IMF memproyeksikan pertumbuhan ekonomi China akan turun menjadi 4,6% tahun ini dan makin menurun lagi menjadi 3,4% pada 2028.
  2. Defisit Fiskal dan Utang Tinggi: Defisit fiskal yang besar dan meningkatnya utang pemerintah dalam beberapa tahun terakhir telah mengikis penyangga fiskal dari perspektif pemeringkatan. Rasio utang terhadap PDB Tiongkok secara keseluruhan naik ke rekor baru sebesar 287,8% pada tahun 2023.
  3. Krisis Properti: Pasar properti, yang secara historis mewakili sekitar seperempat pertumbuhan domestik bruto (PDB) China, telah menjadi bagian yang bermasalah bagi perekonomian China akhir-akhir ini. Pada Senin (29/1), pengadilan Hong Kong mengeluarkan perintah likuidasi untuk raksasa properti, China Evergrande, yang terbelit utang lebih dari $300 miliar.

Tantangan Global

  1. Ketidakstabilan Ekonomi Global: Berbagai faktor seperti spekulasi pasar, gelembung aset, dan lemahnya regulasi dapat memicu krisis keuangan yang berdampak jangka panjang. Perang dagang antara negara-negara besar, seperti yang terjadi antara Amerika Serikat dan Tiongkok, telah menciptakan ketidakpastian ekonomi global.
  2. Krisis Keuangan: Krisis keuangan, seperti yang terjadi pada tahun 2008, telah menjadi penyebab utama ketidakstabilan ekonomi global. Faktor-faktor seperti spekulasi pasar, gelembung aset, dan lemahnya regulasi dapat memicu krisis keuangan yang berdampak jangka panjang.

Peluang dan Tantangan Regulasi

  1. Pencabutan Larangan Kripto: Pencabutan larangan kripto dapat membuka pintu bagi inovasi dan pertumbuhan ekonomi baru di Tiongkok, termasuk penciptaan lapangan kerja baru dan pertumbuhan industri terkait seperti teknologi blockchain, keamanan kripto, dan layanan keuangan digital.
  2. Efisiensi Energi dan Kepatuhan Lingkungan: Dengan fokus pada efisiensi energi dan kepatuhan lingkungan, Tiongkok dapat mengurangi dampak negatif dari penambangan kripto dan mempromosikan pengembangan industri yang lebih berkelanjutan.
  3. Geopolitik dan Regulasi Internasional: Perubahan kebijakan ini dapat mempengaruhi dinamika hubungan internasional dalam hal teknologi blockchain dan regulasi kripto. Respons dari negara-negara lain dapat bervariasi, dari peningkatan regulasi domestik hingga upaya lebih lanjut untuk mempengaruhi arah perkembangan teknologi finansial global.

Baca juga German Lanjutkan Transfer Bitcoin, Pindahkan $638 Juta ke Berbagai Entitas

Tag: BitcoinChina
BagikanKirimTweetBagikan
Ahmad Andhika Priyadi

Ahmad Andhika Priyadi

My days are fueled by a relentless curiosity about web3 and all its possibilities, as I enjoy exploring every aspect of this cutting-edge technology

Terkait Pos

Maintainer Bitcoin Core Gloria Zhao Resign, Akhiri Peran Kunci Selama Enam Tahun
Berita

Maintainer Bitcoin Core Gloria Zhao Resign, Akhiri Peran Kunci Selama Enam Tahun

Binance Taruhan Besar pada Bitcoin, SAFU US$1 Miliar Dialihkan ke $BTC
Berita

Binance Taruhan Besar pada Bitcoin, SAFU US$1 Miliar Dialihkan ke $BTC

Bitcoin Kalah Telak? Emas Tambah Triliunan Dolar dalam 24 Jam
Berita

Bitcoin Kalah Telak? Emas Tambah Triliunan Dolar dalam 24 Jam

Bukan Cuma Wacana, 60% Bank Raksasa AS Sudah Arahkan Layanan ke Bitcoin
Berita

Bukan Cuma Wacana, 60% Bank Raksasa AS Sudah Arahkan Layanan ke Bitcoin

Rekomendasi

NFT Ditinggal Investor? Market Cap Turun ke Level Tahun 2021

NFT Ditinggal Investor? Market Cap Turun ke Level Tahun 2021

Benarkah Binance Akan Jadi FTX Berikutnya? Ini Kata Data On-Chain

Benarkah Binance Akan Jadi FTX Berikutnya? Ini Kata Data On-Chain

CFTC Batalkan Larangan Market Prediction Olahraga dan Politik Era Biden

CFTC Batalkan Larangan Market Prediction Olahraga dan Politik Era Biden

Di Tengah Crash Kripto, USDt Tether Tembus Market Cap US$187 Miliar

Di Tengah Crash Kripto, USDt Tether Tembus Market Cap US$187 Miliar

Usai Isyaratkan Penarikan, Vitalik Lepas $ETH Senilai US$6,6 Juta

Usai Isyaratkan Penarikan, Vitalik Lepas $ETH Senilai US$6,6 Juta

📰✨ CoinFolks Newsletter
Jangan ketinggalan berita terkini dengan mulai berlangganan surel tentang kripto, NFT, web3, dan trading setiap minggu langsung ke email kamu.
Daftar
Tentang Kami

CoinFolks adalah Media Multi-Platform yang menghasilkan konten kreatif, penelitian, dan tren terbaru tentang Industri Web3. Kami menyajikan konten yang telah dikurasi untuk memberi Anda perspektif lain tentang Blockchain, Aset Kripto, NFT, dan teknologi Web3 terkait lainnya.

Jelajahi
  • Home
  • Berita
  • Kelas
  • Riset
  • Blockchain
  • Fundamental
  • Finansial
  • Tutorial
  • Tentang Kami
  • Kontak
Tiktok Instagram Youtube Telegram Linkedin
© 2026 CoinFolks - PT Rekan Artha Teknologi

Disclaimer • Kebijakan Privasi
Pedoman Media Siber • Redaksi

Selamat datang kembali!

Masuk dengan Google
ATAU

Jika kamu sudah mendaftar

Lupa Password? Sign Up

Daftar Akun Baru

Daftar dengan Google
ATAU

Mendaftar dengan akun Google

All fields are required. Log In

Masukkan nama pengguna atau alamat email Kamu untuk mereset kata sandi Kamu.

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Beranda
  • Info Airdrop
  • Bedah Kripto
  • Riset

© 2024 CoinFolks - PT. Rekan Artha Teknologi

Situs web ini menggunakan cookies. Dengan melanjutkan penggunaan situs web ini, Anda memberikan persetujuan untuk penggunaan cookies. Kunjungi Privasi dan Kebijakan Cookie.

CoinFolks Newsletter

Dapatkan berita terkini tentang kripto, NFT, web3, dan trading setiap minggu.

Go to mobile version