Selama ini Polymarket jadi favorit karena model perdagangan tanpa biaya (zero-fee). Tapi, lewat pembaruan dokumen resminya, mereka mengumumkan kalau sekarang ada biaya transaksi untuk tipe market tertentu.
Apa Saja yang Berubah?
- Hanya untuk Market Kilat: Biaya ini cuma berlaku buat market kripto naik/turun (up/down) dengan durasi 15 menit.
- Targetnya Bukan Kantong Platform: Uniknya, duit dari biaya ini nggak masuk ke dompet Polymarket, tapi dibagikan ke para Market Maker (penyedia likuiditas) dalam bentuk USDC setiap hari.
- Pasar Lain Masih Gratis: Buat kamu yang suka tebak-tebakan politik, hasil pertandingan bola, atau market jangka panjang lainnya, tenang aja… masih bebas biaya.
Sistem Biaya yang “Pintar” (Dinamis)
Biaya yang dikenakan nggak dipukul rata, tapi tergantung seberapa besar peluang (odds) di market:
- Paling Mahal di Tengah: Biaya tertinggi muncul pas peluang ada di angka 50% (sekitar 3% dari nilai transaksi).
- Makin Murah di Ujung: Pas peluang sudah hampir pasti (mendekati 0% atau 100%), biayanya bakal turun drastis sampai nol.
- Transaksi Kecil Aman: Buat recehan, biayanya bakal dibulatkan ke bawah supaya nggak berasa.

Kenapa Aturannya Diubah?
Banyak spekulasi di komunitas soal langkah ini, tapi mayoritas melihatnya sebagai hal positif:
- Usir Bot Nakal: Langkah ini dipercaya buat menekan bot high-frequency trading yang sering bikin market nggak stabil.
- Basmi Wash Trading: Biaya ini bikin orang mikir dua kali kalau cuma mau manipulasi volume transaksi (jual-beli sendiri).
- Likuiditas Lebih Oke: Karena Market Maker dapet insentif, mereka jadi lebih semangat buat jaga harga tetap stabil dan selisih harga (spread) jadi lebih tipis.
Polymarket lagi mencoba bikin ekosistem yang lebih sehat di market jangka pendek mereka. Meskipun judulnya “ada biaya,” tapi tujuannya lebih ke arah menjaga stabilitas daripada cari untung semata.
Baca Juga Boom! Coinbase Bikin Semua Token Solana Bisa Diperdagangkan Tanpa Listing