Jadi, lebih dari 1 juta Ether (ETH), senilai sekitar $4,96 miliar, sedang antre untuk ditarik dari staking. Ini adalah jumlah terbesar yang pernah tercatat dalam sejarah Ethereum. Bayangin, antrean ini sampai bikin waktu tunggu jadi super lama, yaitu sekitar 18 hari!
Baca Juga Bedah Kripto Bitlayer ($BTR)
Kenapa Ini Terjadi?
Ada beberapa alasan kenapa banyak validator keluar, tapi yang paling utama adalah karena harga ETH naik pesat. Dalam tiga bulan terakhir, harganya udah melonjak 72%. Wajar aja kalau banyak validator yang pengin mengamankan keuntungan mereka. Ini mirip kayak investor yang menjual saham setelah harganya naik tajam.

Namun, seperti yang dibilang oleh analis, keluarnya validator dalam jumlah besar ini bukan sinyal bahaya, melainkan dinamika pasar yang sehat. Ini menunjukkan bahwa ekosistem Ethereum bekerja seperti yang seharusnya—memungkinkan validator untuk keluar masuk sesuai kebutuhan mereka.
Pandangan Para Analis
Para ahli justru melihat hal ini dengan positif, lho! Menurut mereka, lonjakan penarikan ini nggak akan mengganggu pasar karena:
- Permintaan Institusional yang Kuat: Banyak perusahaan besar dan lembaga keuangan, seperti ETF, sedang membanjiri Ethereum dengan modal. Permintaan ini diperkirakan bisa menyerap potensi tekanan jual dari validator yang keluar.
- Ethereum Masih “Magnet Likuiditas”: Analis dari Nexo bilang Ethereum tetap jadi tempat utama buat transaksi. Hal ini terlihat dari nilai kontrak berjangka ETH yang mencapai $33 miliar, menunjukkan minat besar dari investor institusi.
- Proyeksi Harga Positif: Bank Standard Chartered bahkan yakin kalau ETH masih undervalued alias harganya masih kemurahan, dan mereka memprediksi harganya bisa mencapai $7.500 pada akhir 2025.

Kondisi Ethereum Saat Ini
Meskipun banyak yang keluar, jaringan Ethereum tetap kokoh, kok. Buktinya:
- Ada sekitar 737.000 ETH yang sedang antre untuk masuk ke staking, menunjukkan masih banyak yang tertarik.
- Jaringan masih stabil dengan lebih dari 1 juta validator aktif.
- Total ETH yang di-stake masih sangat besar, yaitu 35,6 juta ETH, setara dengan 29,4% dari total suplai.
Secara keseluruhan, keluarnya validator ini lebih merupakan cerminan dari pasar yang aktif dan sehat, bukan tanda ada masalah. Ini justru menunjukkan bahwa ekosistem Ethereum punya likuiditas yang cukup untuk menghadapi arus keluar masuk dalam jumlah besar.