Berita pengunduran diri Gloria Zhao ini menjadi catatan melankolis bagi komunitas Bitcoin di awal 2026. Ini bukan sekadar pergantian personel biasa, tapi sebuah kehilangan besar bagi sisi teknis dan edukasi Bitcoin Core.
Gloria Zhao Pamit: Kehilangan “Penjaga Gerbang” Mempool Bitcoin
Gloria Zhao bukan pengembang sembarangan. Sejak 2022, ia adalah sosok kunci di balik bagaimana transaksi kita mengalir dari wallet menuju jaringan global. Kepergiannya meninggalkan lubang besar dalam struktur pengembangan Bitcoin yang selama ini dikenal sangat konservatif dan sulit ditembus.
Warisan Teknis: Mempool yang Lebih Adil
Gloria fokus pada “ruang tunggu” Bitcoin (mempool). Kontribusinya seperti Package Relay (BIP 331) dan TRUC (BIP 431) bertujuan agar:
- Transaksi tidak mudah disensor oleh pihak tertentu.
- Fitur fee bumping (naikin biaya gas) jadi lebih andal.
- Transaksi menyebar lebih efisien di antara ribuan node di seluruh dunia.
Baca Juga Drama Exchange Raksasa: OKX Bongkar Alasan Mengapa Kampanye USDe Binance Berbahaya Bagi Market
Didukung oleh Brink dan Jack Dorsey (Spiral), Gloria adalah contoh nyata pengembang full-time yang hidup dari dukungan komunitas. Ia tidak hanya menulis kode, tapi juga membimbing para pengembang junior melalui PR Review Club agar standar kualitas Bitcoin Core tetap terjaga.
Drama di Balik Layar: Bullying & Konflik OP_RETURN
Sayangnya, pengunduran diri ini dibayangi oleh sisi gelap komunitas. Selama setahun terakhir, Gloria menjadi sasaran perundungan (bullying) akibat perdebatan soal OP_RETURN (apakah Bitcoin boleh dipakai untuk simpan data non-uang, seperti Ordinals?).
- Konflik ini membuat Gloria sempat menutup akun X miliknya karena serangan personal yang masif.
- Banyak tokoh industri, seperti Chris Seedor dan Pledditor, menyayangkan kejadian ini. Mereka menilai komunitas telah kehilangan salah satu aset terbaiknya hanya karena ego dan perpecahan internal.
Meskipun Bitcoin dirancang untuk tetap berjalan tanpa satu orang pun (desentralisasi), kepergian pengembang sekaliber Gloria Zhao memiliki dampak jangka panjang:
- Laju Inovasi: Pengembangan fitur keamanan dan privasi di level protokol mungkin akan sedikit melambat karena berkurangnya tenaga ahli yang fokus pada kebijakan relay transaksi.
- Kesehatan Komunitas: Kejadian ini menjadi pengingat bahwa ekosistem kripto masih punya masalah besar dengan budaya toksik. Jika pengembang terbaik “menyerah” karena dirundung, sulit untuk menarik talenta baru di masa depan.
- Keamanan Wallet: Secara teknis, kode yang sudah ditulis Gloria tetap ada dan aman. Namun, pengawasan terhadap bug baru di area mempool kini berpindah ke pundak maintainer lain yang jumlahnya sangat sedikit.









