Gejolak market di tahun lalu ternyata berdampak fatal buat koin-koin lucu-lucuan. Bayangkan, ada lebih dari 11,6 juta proyek yang akhirnya mati suri alias nggak ada lagi aktivitas tradingnya. Ini adalah rekor kegagalan tertinggi sepanjang sejarah!
Kenapa Market Bisa Sampai “Memakan” Jutaan Koin?
Ada dua alasan utama kenapa market memecoin jadi sangat berdarah:
- Market Crash yang Brutal: Tanggal 10 Oktober 2025 jadi momen kelam saat likuidasi besar-besaran senilai US$19 miliar terjadi dalam sehari. Kejadian ini bikin proyek-proyek kecil langsung tumbang nggak bersisa.
- Ledakan Launchpad: Gara-gara platform kayak pump.fun di Solana, bikin token sekarang gampang banget. Akibatnya, market dibanjiri token “low-effort” yang cuma spekulatif. Jumlah token yang terdaftar melonjak drastis dari 3 juta jadi 20 juta hanya dalam setahun!

Data Kegagalan yang Bikin Geleng Kepala
Biar kamu ada gambaran seberapa parah kondisi market saat itu:
- Tahun 2021: Cuma sekitar 2.500 proyek yang gagal.
- Tahun 2024: Naik jadi 1,3 juta.
- Tahun 2025: Meledak sampai 11,6 juta!
Ini membuktikan kalau sekarang jauh lebih banyak proyek “sampah” yang cuma numpang lewat doang di market.
Baca Juga Zcash Kehilangan Momentum? Aktivitas Developer Turun, $ZEC Makin Tertekan
Tapi, Kok Awal 2026 Market Memecoin Malah Rame?
Anehnya, meskipun jutaan koin sudah “mati”, semangat para pemburu cuan nggak pudar. Di awal Januari 2026 ini, market memecoin justru menunjukkan tanda-tanda rebound:
- Kapitalisasi Market Naik: Dari US$38 miliar jadi sekitar **US$43,7 miliar**.
- Volume Transaksi Meledak: Sempat naik sampai 300% di awal tahun.
Artinya, investor masih sangat suka “adu nasib” di memecoin, meskipun risiko market sudah terbukti sangat besar.
Kesimpulan: Memecoin tetap jadi instrumen paling berisiko. Tingginya angka kegagalan ini jadi indikator kalau market sedang berada di fase di mana investor punya nyali besar (atau nekat) buat ambil risiko.









