Pada tanggal 21 Agustus, token meme YZY diluncurkan di jaringan Solana dan harganya langsung meroket 1.400% dalam satu jam. Namun, lonjakan ini tidak bertahan lama, karena harganya langsung anjlok lebih dari 80% dari puncaknya.
Menurut data dari Bubblemaps, lebih dari 51.000 trader yang membeli token ini mengalami kerugian. Bahkan, ada tiga trader yang rugi lebih dari $1 juta.
Di sisi lain, hanya segelintir orang yang berhasil meraih keuntungan besar, dengan hanya 11 dompet yang untung di atas $1 juta. Ini menunjukkan betapa cepatnya token ini naik dan turun, membuat sebagian besar investor rugi.
Baca Juga Polygon Kedatangan “Versi Super” dari Stablecoin Populer
Andrew Tate dan Insider Ikut Terlibat
- Andrew Tate Rugi Besar: Mantan juara kickboxing Andrew Tate juga ikut mencoba peruntungan dengan “shorting” (bertaruh harga akan turun) token YZY. Namun, strateginya gagal dan ia justru mengalami kerugian besar mencapai $700.000.
- Dugaan “Insider Trading”: Artikel ini juga menyoroti dugaan keterlibatan Hayden Davies dan Naseem sebagai “sniper”. Ini adalah istilah untuk trader yang punya informasi atau koneksi khusus sehingga bisa membeli token di awal peluncuran dan meraih keuntungan besar dengan cepat.
Bahaya Token Meme Selebriti

Kasus YZY ini menjadi contoh nyata risiko tinggi dari token kripto yang dibuat oleh selebriti.
- Tidak Punya Utilitas: Kebanyakan token ini tidak memiliki kegunaan atau teknologi yang jelas. Nilainya hanya didorong oleh popularitas dan sensasi sesaat, bukan karena proyek yang kuat.
- Mayoritas Rugi: Walaupun sering memicu minat publik, sebagian besar token meme selebriti, seperti yang dipromosikan oleh 50 Cent, Iggy Azalea, dan bahkan Ronaldinho, cenderung kehilangan nilainya secara drastis dalam waktu singkat.
Fenomena ini menegaskan bahwa investasi pada token meme selebriti sangat spekulatif dan berisiko. Selalu berhati-hati dan lakukan riset mendalam sebelum terjun ke dalam tren seperti ini.