Andrew Tate. Ternyata, dia rugi besar karena ikut-ikutan main di token YZY milik Kanye West. Kerugiannya enggak main-main, hampir $700.000!
Bagaimana Andrew Tate Bisa Rugi?
Jadi, begini ceritanya:
- Posisi Short: Tate membuka posisi short leverage 3x di token YZY saat harganya $0,85. Ini artinya, dia bertaruh harga token itu akan turun.
- Harga Anjlok: Meskipun token YZY sempat naik drastis, harganya kemudian anjlok lebih dari 74%. Namun, Tate tetap mengalami kerugian karena posisinya.
- Tidak Jago Trading: Menurut platform analisis blockchain Lookonchain, Tate dinilai kurang mahir dalam perpetual trading. Dari 80 transaksi yang dilakukannya, hanya 29 yang untung, dengan tingkat kemenangan cuma 36,25%.
Jejak Kontroversi Tate di Dunia Kripto
Kerugian ini menambah daftar panjang masalah Tate di dunia kripto. Sebelumnya, dia juga pernah dituduh insider trading saat meluncurkan tokennya sendiri, Daddy Tate (DADDY). Kabarnya, 30% dari token itu sudah dikuasai oleh orang dalam sebelum Tate mempromosikannya.
Baca Juga Pump.fun Catat Lonjakan Pendapatan dan Kembali Kuasai Market Launchpad Memecoin di Solana
Sejak Juni 2024, Tate juga sering mempromosikan berbagai memecoin di jaringan Solana, seperti Roost, Germany Token, dan TopG. Namun, sebagian besar token ini justru anjlok sampai 99% setelah promosi.
Tren Selebriti dan Memecoin di Solana
Fenomena selebriti yang meluncurkan atau mendukung memecoin di Solana memang lagi marak. Selain Andrew Tate, ada juga nama-nama besar lain seperti 50 Cent, Caitlyn Jenner, Iggy Azalea, dan Ronaldinho. Tapi sayangnya, tren ini sering kali diwarnai skandal.
Salah satu contohnya adalah token Smash (SMASH) yang dikaitkan dengan petarung UFC, Khamzat Chimaev. Setelah diluncurkan, terungkap bahwa 78% dari tokennya dikuasai oleh tim pengembang. Lucunya, manajer Chimaev bahkan menyangkal keterlibatan sang atlet dan bilang kalau Chimaev sama sekali tidak tahu tentang token tersebut.