Optimism Foundation baru saja mengusulkan rencana buat bagi-bagi hasil! Intinya, mereka mau pakai 50% dari pendapatan Superchain buat beli kembali (buyback) token OP secara rutin setiap bulan.
Berikut adalah poin-poin penting kenapa ini jadi kabar yang “pedas” buat pasar:
Dari “Useless” Jadi “Berharga”
Selama ini, banyak yang kritik kalau token OP itu “kurang sakti” karena fungsinya cuma buat tata kelola (governance). Tapi dengan proposal ini:
- Ada Hubungan Langsung: Nilai token OP bakal nyambung sama seberapa ramai jaringan Optimism. Makin banyak yang pakai, makin gede pendapatan buat buyback.
- Nasib Token Hasil Buyback: Token yang sudah dibeli lagi itu nantinya bisa dibakar (burned) biar makin langka, atau dijadikan hadiah buat staking.
Baca Juga Didukung CZ, YZi Labs Tantang Dewan CEA: Poison Pill dan Strategi BNB Jadi Sorotan
Superchain Lagi “Gacor”
Optimism bukan cuma satu jaringan doang, tapi mereka punya ekosistem Superchain yang isinya raksasa semua, seperti Base (punya Coinbase), Unichain, dan Ink.
- Sekarang, Superchain menguasai sekitar 61,4% dari total biaya transaksi di seluruh Layer-2.
- Mereka juga memproses 13% dari seluruh transaksi kripto dunia!
- Tim Optimism ngerasa, “Masa jaringan sudah segede ini, tapi harga tokennya nggak mencerminkan itu?” Makanya, mereka bikin langkah buyback ini.
Ke depannya, kegunaan OP bakal ditambah lagi:
- Keamanan Jaringan: OP bakal dipakai buat jaga infrastruktur bareng-bareng.
- Atur Sequencer: Jadi bagian dari koordinasi sistem yang memproses transaksi.
- Intinya: OP pengen jadi aset yang vital banget buat ekosistem mereka, mirip peran ETH di Ethereum.
Jujur saja, tahun 2025 kemarin itu tahun yang berat buat OP karena harganya sempat anjlok sampai 83%. Sampai berita ini keluar pun, harganya belum langsung “terbang”. Tapi, para analis melihat ini sebagai fondasi kuat buat jangka panjang. Kalau proposal ini disetujui, OP nggak bakal lagi jadi aset yang cuma buat koleksi, tapi punya real value.
Kesimpulannya…
Optimism lagi berusaha bikin token mereka punya “tenaga” lebih. Dengan sistem buyback 50% pendapatan, mereka berharap pemegang token bisa ikut ngerasain cuan dari ramainya transaksi di ekosistem mereka.
