Investor Pindah Haluan! AI dan Robotika Kalahkan Kripto dalam Perebutan Modal

Dulu, kalau orang punya uang “dingin” dan pengen spekulasi biar cepat untung, tujuannya pasti ke kripto. Tapi menurut riset terbaru dari Delphi Digital, tren itu sudah berubah. Sekarang, investor spekulatif mulai melirik teknologi masa depan lainnya seperti Artificial Intelligence (AI) dan Robotika.

Kripto nggak lagi bersaing antar sesama koin aja, tapi sudah harus berebut perhatian (dan modal) dengan narasi teknologi canggih lainnya.

Investor Pindah Haluan! AI dan Robotika Kalahkan Kripto dalam Perebutan Modal
Sumber Delphi Digital

Bukti di Lapangan: Kripto vs AI

Angka nggak bisa bohong. Dalam setahun terakhir, perbandingannya cukup kontras:

Kelihatannya, para investor lebih pede menaruh uang mereka di robot-robot pintar daripada di aset digital yang lagi sideways.

Kenapa Kripto Lagi “Loyo”?

Ada dua alasan utama yang bikin pasar kripto berasa berat banget buat napas:

  1. Harapan Suku Bunga: Pasar berharap suku bunga bakal turun drastis, tapi kenyataannya The Fed (bank sentral AS) diprediksi bakal tetap mematok bunga yang lumayan tinggi (sekitar 3,8%). Likuiditas jadi ketat, dan aset berisiko kayak kripto jadi kurang seksi.
  2. Drama Regulasi & Cuaca: RUU kripto (CLARITY) di AS juga lagi mandek. Lucunya, penundaan sidang pekan ini bukan cuma karena politik, tapi juga karena faktor alam, yaitu badai musim dingin parah di Amerika.

Baca Juga Mantan CEO Binance Klaim Berkomunikasi dengan Belasan Pemerintah soal Tokenisasi

Robotika Makin Cuan, Kripto Melambat di Akhir Tahun

Tahun 2025 sebenarnya bukan tahun yang buruk-buruk amat buat investasi kripto, tapi ada “rem mendadak” di akhir tahun:

Pemicunya? Salah satunya adalah “shock” pasar di bulan Oktober gara-gara isu tarif dagang Trump ke China yang memicu likuidasi besar-besaran (sekitar US$19 miliar) dalam sekejap.

Kesimpulannya: Kripto sekarang punya kompetitor berat buat narik modal. Kalau mau narik investor balik, kripto butuh sentimen positif yang lebih kuat dari sekadar janji-janji teknologi.

Exit mobile version