Proyek yang Akan Menghubungkan TradFi & Kripto? Grayscale Tunjuk Chainlink

Manajer aset raksasa, Grayscale, baru saja merilis laporan riset yang sangat positif mengenai Chainlink (LINK). Grayscale yakin bahwa Chainlink akan menjadi pemain sentral dan penghubung penting yang menyatukan dunia kripto dengan keuangan tradisional (TradFi).

Chainlink: Bukan Sekadar Oracle, Tapi Infrastruktur Inti

Grayscale mengatakan Chainlink kini jauh lebih dari sekadar penyedia data oracle (penghubung data off-chain ke on-chain). Mereka menggambarkannya sebagai:

“Middleware modular yang memungkinkan aplikasi on-chain menggunakan data off-chain secara aman, berinteraksi lintas blockchain, dan memenuhi kebutuhan kepatuhan tingkat enterprise.”

Baca Juga aPriori Kena Sorotan, 60% Airdrop Hilang ke Wallet Misterius?

Intinya: Chainlink kini menjadi infrastruktur inti untuk:

  1. Tokenisasi Aset: Mengubah aset dunia nyata (RWA) menjadi token di blockchain.
  2. Penyelesaian Lintas-Chain: Memudahkan transfer nilai antar blockchain yang berbeda.
  3. Kepatuhan Perusahaan: Memenuhi standar yang dibutuhkan perusahaan besar.

Karena peran ekosistemnya yang luas, Grayscale mencatat bahwa LINK telah menjadi aset kripto terbesar di luar kategori layer-1 (tidak termasuk stablecoin), memberikan investor eksposur ke banyak ekosistem sekaligus.

Tokenisasi Adalah Masa Depan Chainlink

Grayscale melihat tokenisasi aset dunia nyata (RWA) sebagai jalur paling jelas untuk melihat nilai Chainlink. Saat ini, aset triliunan dolar (sekuritas, properti, dll.) masih di sistem lama. Untuk membawanya ke blockchain, konektivitas dan verifikasi data eksternal sangat krusial.

Proyek yang Akan Menghubungkan TradFi & Kripto? Grayscale Tunjuk Chainlink
Sumber: RWA.xyz

Bukti Nyata: Kolaborasi dengan JPMorgan dan Ondo

Chainlink sudah membuktikan kemampuannya dalam menghubungkan dunia lama dan baru.

Grayscale jelas sangat bullish terhadap peran Chainlink sebagai jembatan yang membawa aset dunia nyata ke era blockchain.

Exit mobile version