Bedah Kripto Crypto Sustainable Token ($CST)

Apa Itu Crypto Sustainable Token (CST)?

Bedah Kripto Crypto Sustainable Token ($CST)

CST adalah token kripto yang diterbitkan oleh PT Transaksi Sistem Digital dan dibangun di atas jaringan Ethereum menggunakan standar ERC-20. Dalam whitepaper-nya, CST dijelaskan sebagai token utilitas yang dirancang untuk digunakan dalam ekosistem aplikasi digital dan layanan berbasis blockchain.

Pendekatan utama yang diangkat oleh CST adalah penggunaan mekanisme Proof-of-Stake (PoS), yang secara umum dikenal lebih hemat energi dibandingkan mekanisme Proof-of-Work. Dengan pendekatan ini, proyek mengklaim ingin mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas blockchain.


Pendekatan Teknologi

Berdasarkan dokumen resmi, CST memanfaatkan infrastruktur Ethereum dan tidak mengembangkan blockchain independen pada tahap awal.

Beberapa poin teknologi yang disebutkan antara lain:

Tidak terdapat klaim performa ekstrem, kecepatan transaksi spesifik, atau perbandingan langsung dengan jaringan lain dalam whitepaper publik.


Fungsi dan Peran Token CST

Dalam dokumentasi resmi, CST diposisikan sebagai token utilitas, bukan sebagai instrumen kepemilikan atau sekuritas.

Beberapa fungsi yang disebutkan meliputi:

Penting dicatat bahwa utilitas token bergantung pada realisasi produk dan adopsi ekosistem, yang dapat berkembang atau berubah seiring waktu.


Tokenomics CST

Crypto Sustainable Token (CST) memiliki total pasokan tetap (fixed supply) sebesar 10.000.000 CST. Berdasarkan dokumen resmi proyek, distribusi token dirancang untuk mendukung pengembangan ekosistem, operasional, serta kebutuhan likuiditas secara bertahap.

Distribusi Token

KategoriPersentaseJumlah Token (CST)
Private Sale5%500.000
Presale15%1.500.000
CEX Allocation30%3.000.000
Marketing, Sponsorship & Airdrop10%1.000.000
Operational & Legal5%500.000
Research & Development (R&D)25%2.500.000
Reserve10%1.000.000
Total Supply100%10.000.000 CST

Distribusi ini menunjukkan bahwa porsi terbesar dialokasikan untuk:

Catatan Penting

Informasi mengenai jadwal pelepasan token (vesting), mekanisme penguncian, serta detail distribusi lanjutan perlu dirujuk langsung ke dokumen resmi proyek atau pembaruan dari pengembang.

Roadmap Pengembangan CST

Roadmap CST dibagi ke dalam beberapa fase yang menggambarkan tahapan pengembangan proyek dari sisi teknis, komunitas, dan distribusi token. Beberapa fase bersifat historis, sementara lainnya dinyatakan sebagai rencana ke depan.

Phase 1

Fase awal yang berfokus pada fondasi proyek, meliputi:

Phase 2

Fase pengenalan dan persiapan ekosistem:

Phase 3

Fase distribusi dan visibilitas pasar:

Phase 4 (Rencana ke Depan)

Fase penguatan utilitas dan komunitas:

Phase 5 (Rencana ke Depan)

Fase ekspansi dan pengembangan lanjutan:

Roadmap ini bersifat indikatif dan dapat berubah sesuai dengan kondisi teknis, regulasi, serta perkembangan ekosistem.


Risiko yang Perlu Dipahami

Sebagai aset kripto, CST tetap memiliki risiko yang melekat, antara lain:

Tidak ada jaminan bahwa token akan memiliki penggunaan luas atau nilai tertentu.


Kesimpulan

Crypto Sustainable Token (CST) merupakan proyek kripto yang membawa narasi keberlanjutan dan utilitas dalam konteks ekosistem blockchain Indonesia. Pendekatan berbasis Ethereum dan fokus pada efisiensi energi menjadi karakter utama yang diangkat dalam whitepaper resmi.

Namun, seperti proyek kripto pada umumnya, CST perlu dievaluasi secara kritis berdasarkan perkembangan aktual, transparansi informasi, dan implementasi produk ke depan.

Exit mobile version