EY: Stablecoin in Focus

EY: Stablecoin in Focus

Artikel ini merupakan ulasan atas laporan Stablecoins in Focus: Navigating the New Digital Financial Landscape yang diterbitkan oleh EY-Parthenon, divisi konsultansi strategis dari Ernst & Young (EY), salah satu firma “Big Four” global. Laporan ini didasarkan pada survei terhadap lebih dari 350 eksekutif dari sektor keuangan dan non-keuangan. Kredit penuh diberikan kepada EY.

Sesaat setelah pengesahan GENIUS Act di AS pada Juli 2025, EY-Parthenon melakukan survei terhadap lebih dari 350 eksekutif — CFO, CTO, CIO, dan pemimpin digital assets — dari lembaga keuangan (FI) dan perusahaan korporat di Amerika, Eropa, dan Asia. Hasilnya menjadi laporan yang paling komprehensif tentang bagaimana industri memandang dan merencanakan adopsi stablecoin. Kesimpulannya jelas: percakapan bukan lagi tentang “apakah”, melainkan tentang “seberapa cepat”.


📊 100% Eksekutif Sadar Stablecoin — 13% Sudah Menggunakannya

Temuan pertama yang mencolok: seluruh 350 eksekutif yang disurvei sadar tentang stablecoin — sebuah indikator betapa cepatnya stablecoin bergerak ke arus utama bisnis. Dari mereka, 13% sudah menggunakan stablecoin untuk pembayaran atau kasus penggunaan lainnya, sementara 65% memproyeksikan minat akan meningkat dalam 6 hingga 12 bulan ke depan.

⏳ 54% Non-Pengguna Akan Adopsi dalam 6-12 Bulan

Lebih dari separuh lembaga dan korporat yang belum menggunakan stablecoin — 54% — mengharapkan untuk mulai menggunakannya dalam enam hingga dua belas bulan ke depan. Ini bukan sekadar eksplorasi pasif: 81% dari peserta menyatakan bahwa legislasi yang jelas dan mendukung secara signifikan meningkatkan minat mereka terhadap stablecoin. GENIUS Act menjadi katalis yang mengubah diskusi menjadi rencana konkret.

💰 Penghematan Biaya 10%+ bagi 41% Pengguna Korporat

Data penghematan biaya berbicara keras. Sebanyak 41% pengguna korporat melaporkan penghematan biaya lebih dari 10% dibandingkan metode pembayaran tradisional. Di antara perusahaan menengah dengan pendapatan $500 juta hingga $1 miliar, 50% melaporkan penghematan 10%–20%. Sektor profesional memimpin dengan 67% perusahaan yang mencatat penghematan serupa — angka yang mencerminkan efisiensi nyata, bukan sekadar klaim.

🏦 Pembayaran Lintas Batas: Use Case Teratas

Survei EY-Parthenon menanyakan tentang 10 use case berbeda, dan tiga teratas semuanya berkaitan dengan pembayaran lintas batas. Ini mengkonfirmasi bahwa stablecoin sedang mengatasi titik nyeri yang nyata dan persisten dalam sistem keuangan global. EY-Parthenon memperkirakan 5%–10% dari pembayaran lintas batas global akan dilakukan melalui stablecoin pada 2030, merepresentasikan nilai antara $2,1 triliun hingga $4,2 triliun.

🔗 79% Lembaga Keuangan Andalkan Pihak Ketiga

Mayoritas lembaga keuangan yang disurvei — 79% — berencana memanfaatkan pihak ketiga untuk infrastruktur stablecoin mereka. Ini menunjukkan bahwa bisnis menginginkan akses ke stablecoin tanpa harus mengelola kompleksitas teknologi blockchain secara langsung. Mereka lebih memilih bank dan mitra tepercaya sebagai perantara. Bagi bank yang bergerak cepat membangun layanan stablecoin yang andal dan patuh, ini adalah peluang emas untuk memperkuat posisi mereka.

🌏 Kekhawatiran Regulasi: Asia dan Eropa Paling Waspada

Ketidakpastian regulasi tetap menjadi hambatan utama adopsi, terutama di Asia (81%) dan Eropa (79%). Di AS, meski GENIUS Act telah memberikan kerangka kerja pertama, 50% responden masih mengkhawatirkan kejelasan akuntansi dan perlakuan pajak. Keterbatasan dukungan mitra perbankan juga disebut sebagai hambatan signifikan, terutama di Eropa (51%).

🚀 87% Korporat: Stablecoin Ciptakan Keunggulan Kompetitif

Meskipun masih ada kekhawatiran, sentimen bisnis secara keseluruhan sangat positif: 87% korporat percaya adopsi stablecoin dapat menciptakan keunggulan kompetitif bagi organisasi mereka. Di antara perusahaan besar dengan pendapatan lebih dari $10 miliar, 84% menganggapnya sebagai keuntungan yang cukup besar, dengan 13% menyebutnya sebagai keunggulan kompetitif utama.


📥 Unduh Laporan Lengkapnya

Laporan EY ini adalah bacaan wajib bagi CFO, kepala treasury, dan eksekutif strategi di perusahaan yang sedang mengembangkan atau mengevaluasi rencana stablecoin mereka.

Exit mobile version