Developer Zcash Perkenalkan Wallet cashZ Usai Keluar dari Electric Coin Company (ECC)

Developer Zcash Perkenalkan Wallet cashZ Usai Keluar dari Electric Coin Company (ECC)

Mantan bos ECC, Josh Swihart, dan tim pengembang inti Zcash ternyata nggak butuh waktu lama buat move on. Kurang dari sehari setelah keluar secara resmi, mereka langsung mengumumkan bakal meluncurkan dompet (wallet) baru bernama cashZ.

Berikut adalah poin-poin menarik dari pengumuman “gercep” ini:

Apa itu cashZ?

Gampangnya, cashZ adalah “saudara kembar” dari Zashi (wallet Zcash sebelumnya).

Kenapa Harus Bikin Perusahaan Baru?

Josh Swihart jujur-jujuran soal alasan mereka “minggat” dari struktur lama:

  1. Anti Ribet & Birokrasi: Menurutnya, organisasi nirlaba (Yayasan) itu seringnya cuma fokus ke aturan dan kepatuhan. Sementara mereka pengennya kerja cepat ala startup biar bisa saingan sama Bitcoin, Ethereum, dan Solana.
  2. Kembali ke Akar “Cypherpunk”: Mereka ingin Zcash tetap jadi pejuang privasi yang berani dan gesit, kayak prinsip awal pembuatan kripto.
  3. Bukan Bikin Koin Baru: Josh negesin kalau mereka nggak bikin koin baru. Mereka cuma pengen fokus 100% buat besarin Zcash yang sudah ada.

Reaksi Market: Harga Mulai “Napas” Lagi

Market sepertinya mulai tenang setelah tahu kalau tim pengembangnya nggak benar-benar menghilang, tapi cuma ganti wadah:

Walaupun kalau dibandingin sama harga tertingginya dulu yang ribuan dolar masih jauh banget, tapi pemulihan ini jadi sinyal kalau komunitas masih percaya sama visi tim pengembang ini.

Kesimpulannya…

Drama Zcash ini sebenarnya adalah upaya “pembersihan diri”. Tim intinya merasa perlu keluar dari struktur yang kaku supaya bisa lari lebih kencang. Kita lihat saja apakah cashZ bisa beneran bikin Zcash kembali berjaya di tahun 2026 ini!

Baca Juga Bitget UEX Resmi Meluncur, Satukan Kripto dan Aset Tradisional

Exit mobile version