Wah, kabar besar nih buat ekosistem DeFi! Intinya, proposal ambisius bertajuk “Aave Will Win” baru saja melewati rintangan pertamanya. Meskipun menang tipis, ini menandakan babak baru buat masa depan Aave.
Apa Sih yang Lagi Rame?
Aave Labs (tim pengembang di balik Aave) mengajukan proposal untuk mengubah cara kerja kerja sama mereka dengan komunitas (Aave DAO).
- Permintaannya: Dana sekitar $42,5 juta (stablecoin) plus 75.000 token AAVE.
- Imbalannya: Semua pendapatan dari produk bermerek Aave bakal masuk 100% ke kas komunitas (DAO). Jadi, Aave Labs murni jadi “kontraktor” yang didanai komunitas.

Hasil “Voting” yang Sengit
Di tahap awal yang disebut Temp Check, hasilnya cukup bikin deg-degan:
- Setuju: 52,58%
- Menolak: 42%
- Abstain: 5,42%
Karena bedanya tipis banget, kelihatan kalau komunitas Aave lagi “galau”. Ada yang semangat pengen Aave makin mandiri (model token-centric), tapi ada juga yang khawatir soal besarnya dana yang diminta, terutama soal 75.000 token AAVE yang punya hak suara besar.
Apa Langkah Selanjutnya?
Karena lolos Temp Check, perjalanan belum usai. Berikut alurnya:
- Tahap ARFC (Aave Request for Final Comment): Di sini proposal bakal digodok lagi. Masukan dan kritik pedas dari komunitas bakal dipakai buat revisi biar lebih adil dan transparan.
- Tahap AIP (Aave Improvement Proposal): Kalau revisinya oke, baru deh masuk ke pemungutan suara final secara on-chain (langsung di blockchain). Kalau ini lolos, baru deh aturannya resmi mengikat.
Baca Juga “Bisa Hancurkan Ekonomi!” Legislator AS Kecam Tarif Trump
Kenapa Ini Penting?
Pendiri Aave, Stani Kulechov, bilang kalau langkah ini bakal bikin Aave benar-benar berpusat pada tokennya. Plus, kalau gol, ini bakal jadi pondasi buat pengembangan Aave V4.
Catatan Penting: Komunitas masih menyoroti soal transparansi. Mereka pengen tahu lebih jelas gimana uang sebanyak itu dipakai dan gimana aturan main hak suara buat tim pengembang ke depannya.