Drama Exchange Raksasa: OKX Bongkar Alasan Mengapa Kampanye USDe Binance Berbahaya Bagi Market

Drama Exchange Raksasa: OKX Bongkar Alasan Mengapa Kampanye USDe Binance Berbahaya Bagi Market

Dunia kripto baru saja melewati momen yang bikin jantung copot. Tanggal 10 Oktober lalu bukan sekadar “hari merah” biasa, tapi sebuah alarm keras tentang risiko di balik janji manis high yield. Menariknya, kejadian ini memicu “perang dingin” di media sosial.

CEO OKX bahkan terang-terangan menyindir cara main kompetitornya yang dianggap “menggoreng” risiko demi pertumbuhan.

Sindiran Pedas CEO OKX: “Ini Bukan Kecelakaan!”

Salah satu pernyataan paling keras datang dari Star Xu, CEO OKX. Lewat unggahan yang menohok, dia menilai bahwa guncangan pasar ini bukan sekadar fluktuasi alami, melainkan hasil dari akumulasi risiko struktural dan kampanye pemasaran yang ugal-ugalan.

Baca Juga Mengapa Adopsi Kripto Melesat di Satu Wilayah tapi Tertinggal di Lainnya?

Sentilan utamanya:

Apa Sih USDe Itu Sebenarnya?

Banyak yang mengira USDe sama seperti USDT atau USDC yang aman di wallet. Padahal, USDe adalah Synthetic Stablecoin.

Efek “Binance” dan Serbuan Modal Instan

Inilah yang disindir banyak pihak. Begitu Binance mempromosikan: “Earn 12% APR dengan USDe — bisa jadi collateral, tanpa batas deposit!”, arus modal langsung meledak.

Hanya dalam sehari, pasokan USDe di Binance melonjak hingga US$600 juta. Kekuatan distribusi exchange raksasa memang luar biasa, tapi ketika dana sebesar itu masuk ke produk berisiko tinggi secara bersamaan, kita sebenarnya sedang membangun “bom waktu” likuiditas.

Jebakan “Looping” Leverage: Lingkaran Setan di Exchange

Risiko makin jadi raksasa karena perilaku pengguna yang melakukan looping:

  1. Punya stablecoin biasa di wallet, pindahkan ke exchange untuk beli USDe.
  2. Simpan USDe untuk dapat bunga 12%.
  3. Pakai USDe tersebut sebagai collateral (jaminan) untuk pinjam modal lagi.
  4. Pakai pinjamannya untuk beli USDe lagi.

Hasilnya? Bunga efektif bisa naik jadi 24%–70%++. Tapi ingat, ini ibarat rumah kartu. Begitu harga USDe goyang dikit, seluruh lapisan pinjaman ini akan meledak bersamaan (cascading liquidations).

Detik-Detik Chaos: Saat “Stable” Jadi Gak Stabil

Pada 10 Oktober, volatilitas pasar menghantam mekanisme hedging USDe. Harga USDe sempat depeg (lepas dari $1) di beberapa pasar. Akibatnya:

Kesimpulan: Jangan Jadi Korban “Gorengan” Berikutnya

Peristiwa ini memberi pelajaran berharga: jangan pernah menyamakan produk investasi derivatif dengan tabungan kas biasa. Meskipun dipromosikan oleh exchange nomor satu sekalipun, risiko tetap ada di tangan pemilik wallet.

Tips buat kamu:

  1. Pahami Produknya: USDe punya risiko strategi, bukan cuma risiko cadangan uang.
  2. Waspada APR Tinggi: Kalau tawaran bunganya terlalu indah untuk jadi kenyataan, biasanya ada risiko besar yang disembunyikan.
  3. Jangan Over-Leverage: Looping memang menggoda, tapi itulah jalan tercepat menuju likuidasi saat pasar guncang.
Exit mobile version