Pemerintahan Trump sedang mempertimbangkan 11 nama untuk menggantikan Jerome Powell sebagai Ketua The Fed. Dari semua kandidat, tiga di antaranya dikenal memiliki pandangan positif terhadap kripto. Hal ini tentu menarik, mengingat kebijakan The Fed sangat memengaruhi dunia investasi, termasuk pasar kripto.
Siapa Saja Kandidatnya?
Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menyebutkan ada 11 kandidat “sangat kuat” yang sedang diseleksi. Di antara nama-nama yang beredar, ada beberapa sosok yang sudah tak asing di dunia keuangan, seperti:
- Lorie Logan (Presiden The Fed Dallas)
- James Bullard (mantan Presiden The Fed St. Louis)
- Philip Jefferson (Wakil Ketua The Fed)
- Chris Waller (Gubernur The Fed)
- Michelle Bowman (Wakil Ketua Bidang Pengawasan The Fed)
- Larry Lindsey (mantan Gubernur The Fed)
- Marc Sumerlin (mantan penasihat ekonomi era Presiden Bush)
- David Zervos (Kepala Strategi Pasar Jefferies)
- Rick Rieder (Chief Investment Officer Global Fixed Income di BlackRock)
Tiga Kandidat Pro-Kripto yang Paling Menonjol
Di antara nama-nama itu, ada tiga kandidat yang sikapnya terhadap kripto cukup positif dan terbuka:
1. Rick Rieder dari BlackRock Sosok ini sudah lama dikenal sebagai pendukung kripto. Pada tahun 2024, ia pernah mengatakan bahwa Bitcoin akan jadi bagian penting dalam strategi alokasi aset di masa depan. Bahkan, sejak 2020 ia sudah yakin bahwa kripto dan Bitcoin akan “tetap ada”. Hal ini juga didukung oleh perusahaannya, BlackRock, yang saat ini mengelola ETF Bitcoin dan Ether terbesar di pasar.
2. Chris Waller, Gubernur The Fed Waller punya pandangan yang sangat menarik. Ia mengatakan bahwa sektor perbankan tidak perlu takut dengan pembayaran berbasis kripto. Baginya, kripto hanyalah sebuah teknologi baru untuk mentransfer nilai, sama seperti teknologi lainnya. Ini menunjukkan sikap yang pragmatis dan menerima inovasi.
3. Michelle Bowman, Wakil Ketua The Fed Sebagai pejabat pengawas tertinggi di The Fed, Bowman menyarankan agar staf bank sentral diizinkan berinvestasi dalam jumlah kecil di kripto. Tujuannya agar mereka bisa memahami teknologi ini secara langsung. Pendekatan ini menunjukkan keinginannya untuk tidak hanya mengawasi, tetapi juga memahami apa yang sedang terjadi di dunia aset digital.
Baca Juga Industri Kripto Bersatu, 112 Perusahaan Tekan Senat AS Soal Perlindungan Developer Blockchain
Jerome Powell dan Sikap Hati-hati
Berbeda dengan para kandidat pro-kripto, Jerome Powell selama ini lebih hati-hati. Ia memang mengakui bahwa kripto semakin masuk ke arus utama, tetapi ia juga menegaskan bahwa Bitcoin lebih berfungsi sebagai pesaing emas, bukan pengganti dolar AS.
Mengapa Ini Penting bagi Investor?
Kebijakan suku bunga The Fed sangat berpengaruh. Suku bunga yang rendah bisa mendorong orang untuk berinvestasi di aset berisiko seperti kripto. Sebaliknya, saat suku bunga naik, orang cenderung menjual aset berisiko.
Jika salah satu dari kandidat pro-kripto ini terpilih, mungkin saja kebijakan The Fed di masa depan akan lebih ramah terhadap aset digital.
Masa jabatan Jerome Powell akan berakhir Mei nanti, jadi kita tunggu saja siapa yang akan terpilih.