Bedah Kripto CoW Protocol ($COW)

Bedah Kripto CoW Protocol ($COW)

Apa Itu CoW DAO ?

CoW DAO adalah open collective of developers, market maker, dan community contributors dengan misi utama melindungi pengguna dari berbagai risiko yang ada di dunia DeFi. Pada 6 November 2024, Binance resmi melakukan listing untuk token COW pada pukul 12:00 UTC, yang secara signifikan mendorong kenaikan harga token ini.

CoW DAO dikenal sebagai pionir dalam teknologi perlindungan dari MEV (Maximum Extractable Value) serta intents aksi atau tujuan yang ingin dicapai oleh pengguna di blockchain, yang biasanya berupa transaksi atau interaksi dengan smart contract. Perlindungan terhadap MEV dan intents ini bertujuan untuk menjaga pengguna dari praktik-praktik tidak etis yang berpotensi merugikan dalam ekosistem DeFi.

Hingga saat ini, CoW DAO memiliki tiga produk utama: CoW Protocol, MEV Blocker, dan CoW AMM. Produk-produk tersebut didukung oleh berbagai sumber daya pengembangan dan pemasaran, termasuk CoW Grant Program untuk mendukung inovasi di ekosistem, CoW Protocol Explorer sebagai alat pemantauan transaksi, serta CoW Swap yang memudahkan pengguna dalam melakukan transaksi.

Menurut data dari Pitchbook, CoW DAO didirikan pada tahun 2022 dengan kantor pusat di Lisbon, Portugal. Proyek ini telah menjalankan dua kali funding round dan berhasil mendapatkan $23M. Beberapa investor terkemuka yang turut mendukung perkembangan CoW DAO meliputi Blockchain  Capital, Collider Ventures, Consensys Mesh, Cyber.Fund, dan Delphi Ventures.

Dengan rangkaian produk dan dukungan investasi yang solid, CoW DAO bertujuan untuk terus mengembangkan teknologi perlindungan bagi pengguna DeFi, membangun ekosistem yang lebih aman, transparan, dan berkelanjutan di masa depan.

Ekosistem CoW DAO

Ekosistem CoW DAO mencakup beberapa komponen utama yang dirancang untuk memberikan perlindungan dan optimalisasi harga bagi pengguna dalam bertransaksi di dunia DeFi. Berikut adalah penjelasan dari setiap komponen utama di ekosistem CoW DAO:

CoW Protocol

CoW Protocol adalah meta-DEX aggregator yang memanfaatkan konsep transaction intents dan batch auctions untuk menemukan harga terbaik bagi pengguna dalam memperdagangkan aset kripto. Protokol ini mengandalkan pihak ketiga yang disebut “solvers” untuk mencari jalur eksekusi terbaik dari setiap intent transaksi yang merupakan pesan berisi syarat eksekusi pada jaringan Ethereum dan EVM-compatible chains.

Ketika menerima intent dari pengguna, protokol menggabungkannya dalam satu batch dengan intent lain yang sejenis. Dalam proses eksekusi, solver pertama-tama mencoba menemukan Coincidence of Wants (CoW) dalam batch tersebut agar dapat menawarkan harga terbaik dari likuiditas on-chain. Jika tidak ditemukan CoW, solver akan mencari harga terbaik dengan memanfaatkan semua likuiditas on-chain dan off-chain yang tersedia.

Sumber likuiditas yang digunakan oleh CoW Protocol meliputi:

CoW Swap

CoW Swap adalah interface pertama yang dibangun di atas CoW Protocol dan berfungsi sebagai referensi untuk pengembang yang ingin membangun antarmuka pengguna untuk CoW Protocol. CoW Swap menggunakan CoW AMM, AMM yang dikembangkan oleh CoW DAO untuk mengumpulkan MEV bagi liquidity providers (LPs). CoW AMM dirancang untuk mengatasi masalah loss versus rebalancing (LVR) atau leverage yang sering dialami oleh LPs.

Interface CoW Swap didesain sederhana dan familiar bagi sebagian besar pengguna DeFi, dengan basis tampilan dari Uniswap, namun dengan keunggulan unik yang dimiliki CoW Protocol.

MEV Blocker

MEV Blocker adalah solusi RPC terdepan dalam hal volume perdagangan dan diskon untuk perlindungan MEV. MEV Blocker dikembangkan dan dikelola oleh CoW DAO, Beaver Builder, dan Gnosis DAO.

MEV Blocker dirancang untuk:

MEV Blocker menggunakan alur lelang untuk melindungi transaksi pengguna dari serangan frontrunning dan sandwich dengan mengirim transaksi ke private mempool yang hanya bisa diakses oleh trusted searchers. Searchers ini menangkap peluang backrunning yang dihasilkan dari transaksi pengguna dan mengembalikan 90% nilai peluang tersebut kepada pengguna.

Beberapa wallet yang terintegrasi dengan MEV Blocker meliputi Uniswap Wallet, Rabby Wallet, Crypto.com DeFi Wallet, Ambire Wallet, dan KeepKey Wallet. MEV Blocker juga dipercaya oleh lebih dari 30 proyek Ethereum terkemuka, termasuk Balancer, Safe, ShapeShift, Paraswap, VirtuSwap, Karpatkey, Swarm, Castle, Aura, Oasis.app, Eigenphi, dan lainnya.

Ekosistem CoW DAO ini memberikan perlindungan dari ancaman di DeFi serta memaksimalkan peluang bagi pengguna untuk mendapatkan harga terbaik dan rebate dari transaksi mereka.

CoW Tokenomics

Pada inti CoW Protocol terdapat COW token, yang berperan sebagai governance token dalam ekosistem CoW Protocol. Token ini memungkinkan para pemegangnya untuk terlibat langsung dalam proses pengambilan keputusan yang mengarahkan pengembangan dan evolusi protokol. Struktur governance ini dirancang untuk menyelaraskan insentif antara pengguna protokol, pengembang, dan pendukungnya, sehingga tercipta sistem tata kelola yang kokoh dan berorientasi pada komunitas.

Contract Address

COW – Main Token

vCOW – Vesting Token

Supply & Inflation Schedule

COW token dirancang untuk mendukung keberlanjutan jangka panjang dan otonomi CoW Protocol. Tingkat inflasi maksimum dibatasi hingga 3% per tahun, dan setiap langkah inflasi hanya dapat dilakukan dengan frekuensi minimum setiap 365 hari. Pendekatan yang hati-hati ini memastikan bahwa peningkatan pasokan token dilakukan secara terukur dan bijaksana, untuk mencegah potensi dampak dilusi yang dapat merugikan.

Distribusi

Distribusi awal COW token dilakukan secara presisi untuk membangun ekosistem yang seimbang dan berkelanjutan. Alokasi dari total pasokan awal sebanyak 1 miliar COW token adalah sebagai berikut:

Distribusi COW token dalam bentuk vCOW untuk pihak tertentu (seperti advisory, tim, investment round, GnosisDAO, dan community investment options) mengikuti vesting schedule yang berjalan secara linear selama 4 tahun sejak deployment. Mekanisme vesting ini dirancang untuk mendorong keterikatan jangka panjang antara para pemangku kepentingan dengan kesuksesan protokol, karena token vCOW tidak dapat diperdagangkan hingga sepenuhnya vested, sehingga memastikan kepentingan pemegang token terkait erat dengan keberlanjutan dan kemakmuran CoW Protocol.

Kesimpulan

CoW DAO adalah open collective of developers yang mengedepankan perlindungan pengguna DeFi melalui teknologi seperti MEV Blocker, CoW Protocol, dan CoW AMM. Misinya adalah menjaga pengguna dari risiko transaksi dan manipulasi nilai yang tidak etis di blockchain. Pada intinya, CoW Protocol menggunakan mekanisme batch auctions untuk menemukan harga terbaik bagi pengguna, sementara MEV Blocker melindungi dari serangan frontrunning dan sandwich.

Ekosistem ini didukung oleh governance token COW, yang memungkinkan pemegangnya untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan protokol. Distribusi token COW dilakukan untuk mendorong keberlanjutan komunitas, termasuk vesting schedule bagi pemangku kepentingan utama. Dengan dukungan investasi sebesar $23 juta dari berbagai investor ternama, CoW DAO siap memperkuat posisinya dalam industri DeFi, membangun ekosistem yang aman dan berkelanjutan bagi penggunanya.

Exit mobile version