Bayangkan kamu lagi di kafe dan melihat WiFi bernama “Coffee_Shop_Free”. Kamu konek, tapi ternyata itu bukan milik kafe, melainkan milik hacker yang duduk di pojokan.
Itulah Evil Twin: WiFi kembaran yang jahat. Dia meniru nama jaringan resmi supaya kamu mau mengirimkan data lewat jalurnya.
Baca Juga Bedah Kripto Crypto Sustainable Token ($CST)
Gimana Cara Dia Menguras Wallet?
Sekadar konek ke WiFi-nya sebenarnya nggak langsung bikin saldo hilang. Masalahnya muncul saat:
- Halaman Login Palsu: Kamu diminta memasukkan email/password atau bahkan seed phrase buat dapat akses internet. (Ingat: Seed phrase nggak boleh diinput di mana pun kecuali di aplikasi wallet asli!).
- Update Bodong: Muncul notifikasi “Update Wallet” atau “Instal Sertifikat”. Sekali klik, malware bisa menyusup.
- Intip Data: Kalau kamu nggak pakai enkripsi, hacker bisa mengintip kredensial bursa (CEX) atau kode 2FA yang sedang kamu gunakan.
Strategi Pertahanan “3 Lapis” buat User
Agar wallet kamu tetap aman saat bepergian, gunakan taktik ini:
- Lapis 1: Device 📱
- Matikan fitur Auto-Connect WiFi. Jangan biarkan HP kamu “nempel” otomatis ke SSID yang namanya mirip-mirip.
- Lapis 2: Koneksi 🌐
- Selalu pakai VPN yang tepercaya. VPN bakal membungkus datamu dalam terowongan enkripsi, jadi si “Twin” jahat cuma bisa melihat data yang acak-acakan.
- Lapis 3: Wallet Management 💰
- Gunakan Travel Wallet. Jangan pernah buka Main Wallet (yang isinya tabungan utama) pakai WiFi publik.
- Siapkan satu Hot Wallet khusus jalan-jalan dengan isi dana secukupnya saja untuk transaksi harian.
Tips Tambahan Biar Nggak Kecolongan
- Konfirmasi ke Staf: Tanya langsung, “Nama WiFi resmi di sini yang mana ya?”.
- Jangan Percaya Iklan: Kalau mau buka bursa atau DEX, ketik alamatnya manual atau pakai bookmark. Jangan klik dari hasil pencarian Google yang ada label “Ad/Iklan”.
- Tahan Diri: Hindari aktivitas sensitif seperti transfer besar atau ganti password keamanan saat sedang menggunakan jaringan umum.
Mengingat kamu punya pengalaman dalam mengelola infrastruktur jaringan, kamu pasti paham betapa mudahnya membuat SSID tiruan seperti ini. Tetap waspada ya!
