Wah, ini kasus yang sangat menarik! Laporan dari Elliptic ini mengungkap sisi “kucing-kucingan” di dunia kripto antara penegak hukum dan entitas yang terkena sanksi. Intinya, ada sebuah stablecoin bernama A7A5 yang didesain khusus buat jadi “jalan tikus” keuangan Rusia.
Apa Itu A7A5? (Si “Jembatan” Rahasia)
A7A5 adalah stablecoin yang nilainya dipatok ke Rubel Rusia. Alih-alih buat belanja sehari-hari seperti Bitcoin atau USDT, token ini punya misi khusus:
- Menghindari Sanksi: Didesain agar entitas Rusia tetap bisa memindahkan uang tanpa takut asetnya langsung dibekukan oleh otoritas Barat.
- Jembatan ke USDT: Pengguna biasanya pakai A7A5 cuma sebagai perantara. Mereka masuk lewat Rubel, tukar ke A7A5, lalu cepat-cepat ditukar lagi ke USDT (Tether) agar bisa dipakai di ekosistem global.
- Nilai Transaksi Fantastis: Meski baru muncul awal 2025, transaksinya sempat menembus US$100 miliar! Ini menunjukkan betapa besarnya arus uang yang berusaha mencari celah keamanan.

Kenapa Sekarang “Meredup”?
Ternyata, sehebat apa pun “jalan tikus” dibuat, kalau pintu keluarnya ditutup, tetap saja macet. Sejak pertengahan 2025, performa A7A5 mulai loyo karena:
- Likuiditas Kering: Setelah AS menjatuhkan sanksi Agustus lalu, bursa desentralisasi (DEX) nggak berani lagi menyediakan pasangan tukar A7A5 ke USDT. Ibaratnya, kamu punya uang tapi nggak ada tempat buat menukarnya.
- Blokir di Mana-mana: Platform besar seperti Uniswap sudah memblokir token ini dari tampilannya.
- Efek “Domino” Pembekuan: Banyak pengguna yang kaget karena saldo USDT mereka di bursa (seperti Binance atau OKX) dibekukan gara-gara ketahuan uangnya berasal dari dompet yang pernah berinteraksi dengan A7A5.
Kisah A7A5 ini membuktikan dua hal:
- Kripto Memang Bisa Jadi Solusi Darurat: Teknologi blockchain memungkinkan pembuatan sistem keuangan alternatif dengan sangat cepat.
- Dolar AS Masih “Raja”: Selama dunia masih bergantung pada dolar (lewat USDT), otoritas Barat masih punya kendali kuat untuk memutus aliran dana tersebut.
Baca Juga Dana Curian Mengalir ke Tornado Cash, CertiK Bongkar Skema Peretasan US$282 Juta
Pesan Moral: Kalau main di aset kripto yang agak “abu-abu”, risikonya bukan cuma harga turun, tapi aset bisa mendadak nggak bisa dipakai atau diblokir bursa.