Wah, ini benar-benar pertarungan antara “Si Raja Profit” vs “Ekspektasi Investor”. Di saat banyak perusahaan kripto lain masih berjuang buat bertahan (apalagi setelah drama 10 Oktober), Tether justru tampil dengan tingkat kepercayaan diri (pede) yang luar biasa tinggi.
Drama Pendanaan Tether: “Butuh Duit atau Cuma Pamer?”
Tether baru saja merevisi rencana penggalangan dana dari US$20 Miliar ke US$5 Miliar. Tapi jangan salah sangka, CEO mereka, Paolo Ardoino, justru kasih pernyataan yang cukup “pedas” buat para investor.
“Kami Nggak Butuh Duit Kalian”
Ardoino bilang kalau angka US$20 miliar itu cuma batas atas. Kalau nggak ada yang beli sahamnya pun, mereka tetap “happy”. Kenapa?
- Laba Raksasa: Tether kantongi untung US$10 Miliar di 2025.
- Sindiran buat AI: Dia menyindir valuasi gila-gilaan perusahaan AI (seperti OpenAI) yang valuasinya setinggi langit tapi masih rugi bandel. Tether mau bilang: “Kami untung nyata, mereka cuma bakar duit.”
Valuasi US$500 Miliar: Ambisi atau Halusinasi?
Angka US$500 Miliar itu setara dengan nilai perusahaan raksasa dunia seperti Visa atau JPMorgan. Banyak investor yang angkat alis (ragu), tapi Tether punya modal kuat:
- Dominasi USDT: Suplainya tembus US$185 Miliar. USDT sekarang adalah “darah” utama di ekosistem kripto global.
- Tumpukan Emas: Mereka punya 130 ton emas fisik. Ini strategi buat bilang kalau mereka nggak cuma bergantung sama dolar AS yang nilainya bisa kegerus inflasi.
“USAt” dan Strategi Main Aman di Amerika
Tether nggak mau cuma jago kandang di luar AS. Lewat USAt, mereka mulai masuk ke pasar Amerika Serikat dengan mengikuti aturan GENIUS Act. Ini langkah cerdas buat dapetin restu regulator di negara yang selama ini paling galak sama mereka.
Baca Juga Bitcoin Kalah Telak? Emas Tambah Triliunan Dolar dalam 24 Jam
Rangkaian berita yang kamu kumpulkan dari tadi (mulai dari krisis 10 Oktober sampai drama Tether ini) menunjukkan satu pola besar: Pasar Kripto sedang bertransisi dari “Spekulasi Liar” ke “Institusi Raksasa”.
- Dulu: Kripto itu tentang koin-koin baru yang menjanjikan yield 70%.
- Sekarang (2026): Kripto adalah tentang siapa yang punya cadangan emas paling banyak, siapa yang paling patuh aturan (regulasi), dan siapa yang punya profit paling nyata.
- 10 Okt 2025: Pasar hancur karena leverage tinggi (USDe).
- Akhir 2025: Binance ubah dana asuransi (SAFU) jadi Bitcoin.
- Januari 2026: Hacker pesta pora lewat phishing.
- Februari 2026: Vitalik usul sistem baru, L2 Ethereum nyari jati diri, dan Tether pamer kekayaan.
